Hal Yang Perlu Dikatahui Dalam Beladiri Judo

 

Dasar dari setiap bela diri sangat beragam karena setiap gerakan dalam setiap bela diri ada beberapa perbedaan misalnya saja Judo ini, dalam judo sendiri lebih sering menggunakan jurus atau gerakan membanting lawan, nah pada saat membanting sudah tentu ada teknik agar beban berat dari lawan tidak bertumpu kepada kita dan lawan bisa terjatuh, ditambah lagi Judo ini juga banyak sekali pengaruh budaya jepang, ya tentu saja karena judo lahirnya dijepang, jadi dasar dari beladiri judo ini yang pertama adalah:

Posisis Tubuh
Posisi tubuh yang benar merupakan bagian yang penting di dalam judo karena kalau tidak benar posisi tubuh kita maka kita sendiri yang akan terkena efek dari serangan kita sendiri, nah ini merupakan bagian terpenting dalam beladiri judo pada saat pertandingan.


Posisi duduk 
Sudah kita ketahui sebelumnya bahwa beladiri Judo ini berasal dari negeri tirai bambu ( Jepang ), aliran beladiri judo ini juga banyak dipengaruhi oleh budaya jepang, duduk saja dalam beladiri judo ini ada aturannya, contohnya saja duduk bersila (seiza) Dari posisi berdiri, kaki kiri ditarik ke belakang, lalu lutut kiri diletakkan ke lantai di tempat di mana jari kaki kiri tadinya berada. Lakukan hal yang sama dengan kaki kanan, dan kedua kaki pada saat ini harus bersangga pada jari kaki dan lutut. Kemudian luruskan jari kaki sejajar dengan lantai dan pantat diletakkan di atas pangkal kaki. Letakkan kedua tangan di atas paha masing-masing sisi. Untuk berdiri, lakukan prosedur yang sama dengan cara terbalik.

Memberi hormat 
(zarei) Dengan bersila, bungkukkan badan ke depan sampai kedua telapak tangan menyentuh lantai dengan jari tangan menghadap ke depan. Diam dalam posisi ini selama beberapa saat, kemudian kembali ke posisi bersila.
Posisi berdiri
Memberi hormat (ritsurei) Berdiri dengan kedua pangkal kaki didekatkan, bungkukkan badan ke depan sekitar 30 derajat dengan telapak tangan di depan paha. Diam dalam posisi ini selama beberapa saat, kemudian kembali ke posisi berdiri.

Posisi alami 
(shizen tai) Kaki dibuka sekitar 30 cm dalam posisi natural dengan berat badan yang dibagi sama rata di kedua kaki. Istirahatkan otot bahu dan tangan. Ini adalah postur dasar dan alami judo.

Posisi bertahan 
(jigo tai) Dari posisi alami, kaki dibuka lebih lebar, lutut ditekuk agar pusat gravitasi tubuh lebih turun.

Melangkah 
(suri ashi) Cara berjalan di dalam judo dengan cara telapak kaki menyusuri lantai untuk menjaga kestabilan. Pastikan langkahnya sama rata dan pusat gravitasi tetap di posisi yang sama agar dapat bergerak lincah ke segala arah.

Kanan-kiri 
(ayumi ashi): Seperti berjalan biasa, telapak kaki melewati satu sama lain ketika berjalan
    
Kanan-kanan  
(tsugi ashi): Setelah kaki pertama maju, kaki kedua yang maju tidak melebihi posisi kaki pertama


Posisi jatuh dan berguling

Tidak asing lagi kalau dalam judo jatuh atau dibanting lawan, namun yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi gerakan lawan adalah dengan cara menguasai posisi jatuh karena apabila kita dapat menguasai posisi jatuh itu akan memungkinkan untuk melindungi diri sendiri dan juga dapat mengurangi ketakutan ketika dilempar oleh lawan.

Jatuh ke belakang 
(ushiro ukemi) Kaki disatukan dan tangan juga disatukan, jatuhkan punggung ke matras dengan tangan lurus di samping tubuh dan telapak tangan menyentuh lantai untuk menahan jatuh. Lindungi bagian belakang kepala dengan menyentuhkan dagu ke tubuh.

Jatuh ke samping 
(yoko ukemi) Dari posisi berdiri, jatuhkan diri ke belakang, angkat kedua kaki satu persatu, kemudian angkat kedua tangan di depan tubuh. Berguling ke kanan (atau kiri) matras dengan kepala tetap dilindungi agar tidak menyentuh lantai. Kemudian tahan tubuh dengan tangan dan telapak tangan kanan (atau kiri).

Jatuh ke depan 
(mae ukemi) Jatuhkan diri ke depan dengan kedua telapak tangan di depan muka, sikut ditekuk. Jatuh tertelungkup dengan ditahan oleh kedua tangan, badan diluruskan, otot perut dikencangkan, dan tahan tubuh dengan ditahan oleh kedua tangan dan jari kaki (lutut diangkat).

Berguling ke depan 
(mae mawari ukemi) Berguna pada saat dilemparkan oleh lawan. Dari posisi berdiri, kaki kanan dimajukan telapak tangan kiri disentuhkan ke lantai. Bahu kanan kemudian dilemparkan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke belakang, ini dilakukan bersamaan dengan kedua kaki menjejak lantai dan berguling ke depan. Kedua kaki dan tangan hendaknya menyentuh lantai secara bersamaan.

demikian hal - hal yang perlu diketahui dalam beladiri judo bila anda menguasai ini maka itu sudah cukup untuk dapat melindungi diri dari bantingan lawan...salam sukses dari blogger pemula

Facebook Comment